Posted on: 3 Agustus 2020 Posted by: Priliana Oktaviany Comments: 0

Ingin Menjadi Business Analyst? Ini Dia Tanggung Jawab dan Skill Yang Harus Anda Miliki!

Bagi perusahaan-perusahaan besar maupun kecil, keberadaan Business Analyst bukan hal asing karena setiap perusahaan membutuhkan analisa yang lebih mendalam akan kegiatan bisnis mereka agar bisa mencapai target sesuai harapan dan bertanggung jawab dalam menjembatani kesenjangan antara Teknologi Informasi dan bisnis menggunakan analisis data. Seorang Business Analyst bertugas untuk mengkaji laporan, menilai sejauh mana aspek teknologi yang dilakukan perusahaan dan memberikan laporan kepada perusahaan. Posisi ini terlibat dengan para pemimpin di tim bisnis dan teknologi.

Dalam menjalankan tugasnya, seorang Business Analyst memang dekat dengan kemampuan di bidang Teknologi Informasi/Information Technology (IT). Meskipun tidak semua Business Analyst adalah ahli IT, tetapi setidaknya mereka memiliki pemahaman umum tentang cara kerja sistem, produk, dan alat-alat IT. Daya tarik akan IT ini akan memudahkan mereka dalam mengimplementasikan ilmu yang dimiliki ke dalam analisis permasalahan dalam bisnis.

Hal ini dilakukan untuk memahami bagaimana perubahan yang dilakukan melalui produk atau layanan dapat meningkatkan nilai dari perusahaan. Seorang Business Analyst dituntut untuk berpikir secara seimbang, baik dari segi bisnis maupun teknologi harus dimasukkan ke dalam pertimbangan. Memiliki peran yang amat besar tentang apakah ide sebuah produk layak secara teknologi atau bisnis.

Tanggung Jawab Business Analyst

Seorang Business Analyst memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda tergantung tahapan kerja yang tengah dilakukannya. Dalam pekerjaan Business Analyst sendiri setidaknya ada 5 tahapan yang harus dijalankan & dikerjakan, yaitu :

1.Tahap Initiation

Tahap ini merupakan awal atau saat dimulainya proyek. Pada tahap ini, Business Analyst bertanggung jawab untuk :

  • Memahami kasus bisnis yang mungkin terjadi dari pelaksanaan proyek
  • Memastikan kelayakan proyek untuk dikerjakan

2.Tahap Planning

Tahap perencanaan meliputi pengumpulan persyaratan akan pelaksanaan dan pengelolaan proyek. Pada tahap ini, Business Analyst bertanggung jawab untuk :

  • Menganalisa persyaratan proyek, mengatur, dan mendokumentasikannya
  • Melakukan penilaian akan solusi yang diajukan developer
  • Merancang dan memberi rekomendasi solusi

3.Tahap Excecuting

Tahap excecuting merupakan tahap solusi dari pengembangan proyek. Pada tahap inilah seorang Business Analyst bertanggung jawab dalam :

  • Menjelaskan persyaratan yang dibutuhkan oleh tim IT
  • Meninjau pengembangan solusi yang telah diusulkan pada tahap planning
  • Mendiskusikan dan membuat kesepakatan akan ruang lingkup proyek

4.Tahap Monitoring dan Controling

Tahap pengawasan dan pengontrolan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Meskipun ada perubahan, setidaknya proyek tidak menjadi kacau. Pada tahap inilah, Business Analyst bertanggung jawab untuk :

  • Melaksanakan User Acceptance Test (UAT)
  • Menjembatani apabila ada permintaan perubahan dari klien pada developer

5.Tahap Closing

Di akhir pelaksanaan proyek, Business Analyst bertanggung jawab dalam hal :

  • Mempresentasikan proyek yang sudah selesai dilakukan kepada klien
  • Membuat manual training
  • Membuat dokumentasi produk akhir dan mempelajarinya sebagai bekal untuk pengoptimalan proyek selanjutnya

Idealnya seorang Business Analyst mesti memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menjalani setiap tugas dan tanggung jawabnya, seperti yang ada di atas.

4 Skill Yang Harus Dimiliki Business Analyst

Dibawah ini ada 4 skill yang harus dimiliki Business Analyst :

1.Communication Skills

Dengan mengetahui sifat pekerjaannya, Business Analyst bisa menghabiskan banyak waktu berinteraksi dengan pengguna, manajemen klien, dan pengembang. Mengartikulasikan bahasa keterampilan dan kemampuan komunikasi tertulis yang beredar sangat mutlak diperlukan untuk perkembangan dalam karir.

2.Technical Skills

Agar berhasil mengidentifikasi suatu solusi bisnis, seorang Business Analyst perlu tahu informasi aplikasi teknologi apa yang sedang digunakan. Pengujian perangkat lunak dan merancang sistem bisnis juga keterampilan bisnis penting teknis analis. Mendapatkan rasa hormat dan menciptakan rasa kepercayaan di antara IT dan bisnis pengguna akhir memerlukan seorang Business Analyst untuk berbicara dengan otoritas bahasa ganda (bisnis dan teknologi) serta untuk menunjukkan kemampuan teknis yang kuat.

3.Analytical Skills

Keahlian seorang Business Analyst ini harus mencakup kemampuan analisis dasar sehingga kebutuhan bisnis pelanggan dengan benar dapat ditafsirkan dan diterjemahkan ke dalam aplikasi dan sebagai suatu persyaratan operasional. Sebuah aspek penting dari pekerjaan ini adalah menganalisis data, dokumen, survei pengguna input dan alur kerja untuk menentukan tindakan yang akan memperbaiki masalah bisnis. Kemampuan analisis yang kuat sangat penting dalam melakukan pekerjaan analis bisnis yang sukses.

4.Problem Solving Skills

Sementara kemampuan untuk menciptakan solusi yang terbaik untuk masalah bisnis tidak unik untuk Business Analyst, itu adalah keterampilan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan dengan sukses. Seperti halnya peran IT, karir Business Analyst akan dihabiskan untuk menghadapi perubahan secara sering dan acak. Ketika para profesional yang bekerja untuk mengembangkan solusi bisnis kustom, tidak ada yang 100% diprediksi sehingga mencari cara untuk cepat menyelesaikan masalah dan bergerak menuju berhasil menyelesaikan proyek ini sangat penting dalam peran Business Analyst.

Nah, itu dia serba-serbi posisi Business Analyst. Ingin coba berkarir di bidang ini atau memang sedang mencari pekerjaan di posisi ini? Silahkan pelajari dahulu Tanggung Jawab dan Skill Yang Harus Anda Miliki sebelum Anda apply lamaran.

Salam sukses đŸ™‚

Categories:

Leave a Comment